Saturday, January 7, 2017

BEASISWA DARI UNIVERSITAS CIPUTRA


Halo semua!
Di post ini, saya ingin berbagi cerita saya mengenai Hadiah Tuhan di 2016.


KARENA FAKTOR "E"
        Dari saya mulai memasuki masa SMP (junior high school). Saya mulai gemar mencari program beasiswa yang tersedia untuk Sarjana (S1) di luar negeri. Sudah menjadi impian saya dari masih kecil bahwa saya akan keliling dunia dan dapat bersekolah di luar negeri tetapi karena suatu hal serta masukan-masukan yang diberikan oleh guru-guru disekolah, saya memutuskan untuk mulai mencari informasi mengenai perguruan tinggi S1 di Indonesia yang dapat memberikan beasiswa sesuai minat jurusan yang saya inginkan di saat mulai memasuki tahun pertama di SMK (vocational school). 
      Namun karena faktor "E" alias Ekonomi, orang tua saya sempat meragukan apa bisa mereka mewujudkan anak pertamanya ini untuk melanjutkan kuliah setelah menyelesaikan masa SMK nya, tapi mungkin karena masih dianggap terlalu dini jadi mereka tak menganggap nya dengan serius. Tapi saya berpikir bahwa ini pilihan yang saya ambil, semua tak harus ditanggung oleh orang tua. Dapat membiayai kuliah dan hidup sendiri itu lebih baik. Jadi saya tidak meragukan impian saya ini.

DI MASA MAGANG
     
        Magang adalah waktu saya mengenal lebih dalam mengenai dunia kerja. Disaat magang pun saya belajar banyak mengenai dunia perkuliahan kepada staff di tempat saya magang. Mereka mengajari saya bahwa tidak semua industri atau tempat kerja yang dapat memberi kesempatan mahasiswa untuk bekerja di tempat mereka dan juga tidak semua perkuliahan dapat memberi kebebasan untuk mahasiswa bekerja paruh waktu.
         Saya mendapat lebih banyak pencerahan mengenai pilihan dari keputusan saya ini. Saran saya apabila kamu adalah salah satu anak yang sedang kebingungan dengan perkuliahan adalah
carilah informasi sebanyak-banyaknya, tanyalah!
        Kamu sedang bingung dan kamu butuh jawaban, at least.. Jawaban-jawaban itu dapat memberi kamu referensi yang dapat kamu tampung untuk dipertimbangkan. Kalau merasa cocok, tidak apa untuk melangkah kan kaki kepada keputusan tersebut :)

UNIVERSITAS MANA?
       Okay! Ini agak membuat dilemma loh ternyata. Jempol bagi kamu yang sudah menentukan mau kuliah dimana, ambil jurusan apa, tau apa saja kendala saat kamu menjadi mahasiswa. Saya sempat berpindah-pindah keinginan mengambil jurusan dan sekali lagi
saya jadi mantap memilih jurusan karena saya menampung banyak jawaban dari berbagai macam orang serta latar belakang pendidikan di kuliah nya dahulu.
      Nah, yang menjadi dilemma pada saat itu bagi saya adalah memilih ingin berkembang di universitas mana? Saya menentukan dua pilihan, antara di Jakarta atau di kota saya bertumbuh yaitu Surabaya. Hanya ada dua pilihan universitas yang saya pilih karena sama-sama menyediakan program beasiswa sampai 100% free! Saat saya mengusahakan beasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta, ternyata orang tua saya tidak setuju apabila saya melanjutkan studi ke Jakarta. Mereka menginginkan saya selalu dekat dengan mereka. Akhirnya saya memutuskan memilih Universitas Ciputra Surabaya.

HI UC!
    
      UC, sebutan yang sering dipakai oleh Universitas Ciputra sebagai nama kecilnya. Saya tidak menyangka dalam beberapa bulan lagi saya akan mengikuti ospek UC 2017, rasa senang campur haru, bahagia dengan bangga serta bersyukur mengingat peristiwa yang telah diberikan oleh Universitas Ciputra kepada saya.
      
          Pada tanggal 6 Oktober 2016 yang lalu, saya hadir dalam acara konsultasi dengan dosen sesuai jurusan yang diambil di UC dan acara tersebut berbentuk seperti gala dinner, jadi kami dijamu dengan hidangan serta menu yang ditawarkan (gratis!). Saya membawa orang tua saya beserta adik saya agar mereka tau bahwa saya tidak main-main dengan keputusan saya lanjut kuliah di UC. Obrolan pun menjadi asik antara orang tua saya dengan si dosen. Namun apa daya saat tiba pembahasan tentang administrasi dengan pihak admisi, kami sungguh terkejut karena kuota 'beasiswa' yang telah saya dapatkan dari UC tinggal satu kuota saja pada saat itu. Beasiswa disini yang saya maksud adalah keringanan biaya kuliah sampai selesai studi. Saya sungguh kebingungan, karena tak tahu mau 'pinjam' uang segitu banyak nya dalam waktu dekat lalu saya sedih kenapa tak memiliki tabungan pendidikan.
           Saran bagi para pasangan suami istri yang planning memiliki anak atau sudah memiliki anak yang masih kecil, jangan lupa untuk menyisihkan dan alokasikan dana tabungan pendidikan bagi si buah hati. Supaya kedepannya tak menyusahkan pihak orang tua dengan pihak anak.


       Disaat sedang dilemma dengan perkuliahan, sekolah saya memberangkatkan angkatan saya untuk ikut retret. Disana saya diajarkan betapa pentingnya doa dan besar kekuatannya. Saya berdoa tentang kuliah saya, sebenarnya saya tidak begitu peduli mau nama universitas seperti apapun asalkan dapat memberi kesempatan kepada saya beasiswa 100% free dengan jurusan yang saya minati. Beberapa minggu setelah pulang dari retret, saya makin gelisah karena saya memikirkan kuota tersebut apakah masih tersedia lantas bagaimana cara nya saya mendapatkan nominal sekian untuk menutup kuota nya.
          Tapi kali ini gelisah dan dilemma saya disertai pengharapan bahwa ga ada yang mustahil buat TUHAN. Sebelumnya saya pernah tanya ke pihak admisi UC, apakah ada program beasiswa yang sekiranya dapat membantu meringankan biaya kuliah di UC. Tanggal 26 Oktober 2016. Hari itu saya menerima pesan di Line dari pihak admisi UC, ia berkata:
"Fel, fel.. daripada kamu tunggu lama tentang beasiswa yang akan ada di Bulan Januari, mau coba beasiswa jurusan tidak?".
     Lantas saya jawab iya dan saya di rekomendasikan untuk menghubungi pihak UC yang mengurusi beasiswa bagi calon mahasiswa. Kami berbicara melalui Line dan saya ditanya kapan bisa datang ke UC untuk interview. Karena menurut saya hanya hari Jumat yang fleksibel dan kami sepakat interview pada hari itu. Hari dimana saya menjalani interview berjalan dengan baik dan menurut saya, saya telah berhasil menyampaikan ide-ide serta dilemma saya untuk mendapatkan beasiswa. Tanpa mengetahui apa-apa, ternyata ada tes tulis. Tanpa menunggu lama-lama, saya ingin selesaikan semua pada hari itu juga agar mendapat kabar lebih cepat.
          Pengumumannya hanya butuh waktu sangat sebentar, tiga hari saja (iya, serius!).
Pagi itu saat sedang belajar di kelas, saya dikabari bahwa saya mendapatkan Beasiswa Full 100% mencangkup free biaya pembangunan, spp, sks dan ospek sampai selesai masa studi (8 semester).
TUHAN memang tidak tanggung-tanggung kalau ngasih berkat :')
Saya beritahu ke sahabat saya dan dia memeluk saya memberikan selamat. Benar-benar tidak bisa diucapkan dengan kata-kata, hanya air mata bahagia yang bisa menjelaskan dan ini adalah hadiah terindah yang pernah TUHAN kasih di tahun 2016.

         Berikut adalah link menuju ke situs Universitas Ciputra mengenai informasi "Beasiswa Prestasi Akademik", sama seperti yang saya telah dapatkan:

          Lalu, bagaimana dengan cerita mu? Apakah sedang mengalami perjuangan juga untuk mendapatkan beasiswa kuliah? atau bernostalgia dengan cerita masa lalu? hehe. Bagaimanapun itu, cerita kan yah di kolom komentar dibawah! :)
*psst, postingan kedepannya aku akan banyak sekali update tentang kehidupan berkuliah di UC dan menjadi mahasiswi! aww senangnya :p

1 comment

  1. Misi kak mau nanya.. untuk tesnya ada studi kasus gtu ga?? Atau mungkin bole minta tips buatbjawabin wawancaranya.. soalnya skrg kuotanya juga sisa 1 dan saya lagi bersaing dgn org yg berprestasi

    ReplyDelete

THANK YOU for visiting me. Please share positive vibes!

© félicialatte
Maira Gall