Saturday, November 4, 2017

#komunikasibudaya Kampung Reog Surabaya

sumber foto: http://denuglu.blogdetik.com/2013/11/02/ketika-reog-duet-dengan-barongsai-indahnya
"Ya mereka ini berkelahi demi wanita"
Dikarenakan tugas mata kuliah budaya, lebih tepatnya minggu lalu, saya dan tim saya pergi ke kampung yang terkenal di Surabaya. Kampung ini merupakan kampung yang mewarisi budaya Reog Ponorogo, suatu pertunjukan yang terdengar hebatnya sampai mancanegara. Sayang sekali belum diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia seperti pengakuan terhadap batik kita.

Kampung ini bernama Kampung Reog Surabaya


Sekilas sejarahnya, kampung ini sudah eksis sejak tahun 1951. Berlokasi di jalan Gubeng Kertajaya V no.8, Surabaya. Pengelola entertainment atau pentas seni ini adalah Bapak Sugiyanto, beliau merupakan pengelola sekaligus anggota yang tertua. Bapak Sugiyanto, menceritakan kepada kami mengenai sejarah asal usul kenapa adanya kesenian dari Ponorogo ini. Menariknya bapak ini menceritakan bahwa kisah tarian ini mengenai perkelahian antara dua lelaki untuk memperebutkan seorang wanita, putri dari Kediri.

Namun hal yang menjadi titik pembelajaran kami saat kunjungan tersebut adalah kami berusaha ber #komunikasi dengan negosiasi apakah bisa kami ikut serta dalam pengambilan dokumentasi sebagai syarat utama pengerjaan tugas kami. Bukannya apa sih...
Tapi bapak ini meminta sangonan, dan itu untuk rokok.
Sangonan adalah uang, kesannya lebih ke uang jajan.

Entah ini maksudnya bagaimana, tapi bagi kami ini seperti semantic noise.
Dalam komunikasi, semantic noise adalah jenis gangguan dalam transmisi pesan yang menganggu penafsiran pesan karena kata-kata yang ambigu, simbol yang digunakan maupun kalimat yang disampaikan. Jenis komunikasi ini ditemukan oleh Schramm dalam model komunikasinya yang pertama.

Intinya kunjungan kami agak mengecewakan karena bukan maksud dan tujuan kami diawal saat berkunjung. Tapi dosen kami berkata, bagaimanapun juga pihak universitas tidak setuju memberikan segala hal yang berbentuk uang.

Yah, mungkin pola pikir bapak ini adalah mencari keuntungan dalam berbagai hal. Padahal sih saya bilang dengan adanya kedatangan kami sebagai mahasiswa bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang lebih baik, seperti nama institusi Kampung Reog Surabaya bisa melambung karena mereka memang murni mewarisi budaya Indonesia.

Tapi sayangnya tidak seperti itu.

Fashion adalah #komunikasi?

Apakah Fashion adalah suatu bentuk ber #komunikasi?
Betul!

Berdasarkan macamnya, warna diatas kain-kain yang kita pakai adalah bentuk
komunikasi non-verbal.
Apa itu komunikasi non-verbal? Suatu bentuk komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata dalam mengekpresikannya. Cocok banget kan dengan pembahasan hari ini? :)

Postingan kali ini membicarakan tentang makna warna-warna pakaian yang kita pakai.
Note: Semua foto-foto fashion dalam postingan ini berasal dari Lookbook Indonesia.


Makna Warna Pakaian Yang Kamu Pakai

(berdasarkan warna dasar)
1. Monochrome
(Hitam | Putih | Abu-abu)
Kamu yang monochrome banget pasti setuju ketiga warna dominan ini yang paling mengekpresikan dirimu. Gimana enggak? Hitam memiliki makna elegan dan bergengsi, putih melambangkan polos, suci dan murni sedangkan abu-abu itu seperti yin dan yang yang saling melengkapi *apasih*. Setuju ga kalau kamu yang sering bergaya ala monochrome itu ingin mengekpresikan kamu yang seperti yang sudah saya sebutkan? Tapi kadang orang itu tidak mengerti selera, asal bicara saja kalau berpakaian hitam-hitam gini seperti mau ngelayat orang meninggal. Niat kan mau jadi elegan, please deh!

2. Merah
(Merah Ngejreng)

Merah itu seksi! Merah itu berani!


Setuju banget nih, bahkan saya ingin shout out ke Thomas Erdyka Pragana karna telah menjelaskan dengan gamblang arti dan makna warna merah dalam gaya berpakaiannya. Saya kutip deh pakai Bahasa Indonesia, sudah seperti baca wikipedia! Nice!
"Merah adalah warna pertama dalam spektrum pelangi, dan dalam warna dasar bersama dengan biru dan hijau. Merah adalah warna hasrat, kekuatan, dan masih banyak lagi. Merah adalah simbol atas Dinasti China, api, kejahatan, mars, rambu berhenti dan masih banyak lagi. Dan apabila kamu perhatikan bendera negara-negara didunia ini didominasi oleh warna merah bersama dengan negara terkuat didunia seperti US, IT, RU, CH, JP. Di Indonesia, merah termasuk salah satu warna dalam bendera kami dan di Indonesia, merah berarti BERANI."
Terima kasih loh mas, sangat membantu saya dalam penulisan postingan kali ini. anyway,

3. Biru
(Santai | Kalem | Friendly)
Ngerasa ga sih? Kamu yang menggunakan warna biru lebih ngerasa keren, apalagi menggunakan jeans maupun denim. Dengan menggunakan pakaian berwarna biru, hari itu terasa lebih cerah.

Menurutmu bagaimana? Ada ga sih esensinya warna-warna pakaian dalam berkomunikasi?
Apakah fashion adalah #komunikasi?

Leave your comments below!

Friday, October 20, 2017

#singkatcerita : Driver Ojek Online yang Keras Kepala



"Jangan pak.. Saya trauma."


Ini pertama kalinya saya dapat mad driver alias pengemudi yang tidak biasa (sarkasme). Bapak ini bekerja di salah satu ojek online favorit saya (soalnya banyak promo murah nya sih). Bukannya maksud menjelekkan si bapak ini, tapi pelayanan yang diberikan itu tidak memuaskan bahkan membuat saya ingin memberikan rating satu dan agak takut -_-

Jadi ceritanya itu,
Baru saya alami tanggal 06 Oktober 2017 lalu. Saat itu saya masih di kampus dan berusaha menyelesaikan tugas. Mama sudah telpon dari pagi kalau saya disuruh pulang cepat kerumah hari ini, katanya dari malam sudah tidak enak badan.

"Oh ok ma, cece segera pulang yah. Ini lagi pesen driver."


Saat bapak driver nya tiba dilokasi, saya bergegas untuk segera pulang karena mengkhawatirkan mama saya. Dari awal ketemu, bapak ini memang agak menjengkelkan sih. Berawal dari saya tanya lewat jalan mana.

"Bapak kalau bisa cepat yah, saya butuh banget segera tiba ditempat. Bapak nanti lewat mana?"
"Ya jalan biasa, mbak."
"Oh iya lewat wiyung (nama jalan) itu kan pak?"
"Lah tambah jauh, saya kasih jalan cepat aja. Nanti lewat belakang terus nyebrang naik kapal.."
"Hah? Apa pak? Kapal??"
Berikut adalah komunikasi bentuk Interpersonal, antara saya dan bapak itu.

Yang buat kesal itu, saya sudah bilang kalau saya tidak mau lewat jalan yang beliau maksud. Tapi tetap saja dia ngeyel harus nyebrang ke kapal itu. Sampai saya berulang kali memohon untuk lewat jalan yang saya tahu dan mengucapkan satu kata penyelamat, 'trauma'.
Dan dari kata itu, bapak yang keras kepala ini akhirnya mengalah. Selagi itu, beliau ngedumel kalau tidak mau lewat 'kapal' itu, seharusnya ia lewatkan ke jalan utama atau yang saya maksud.

"Saya kan tadi sudah bilang saya tidak mau lewat sini.", itu kata ku pada beliau.
Yah walaupun begitu, saya akui ini merupakan pengalaman komunikasi yang jarang saya alami dan ini menjadikan kisah yang dapat saya ceritakan disini.
Maaf ya tidak menggunakan foto, karena tidak boleh asal sebut brand :)

Saturday, August 12, 2017

ORIENTASI UNIVERSITAS CIPUTRA - OWEEK!


"UC!!"
"We are entrepreneurs!"
"Diversity!!"
"We are one!"

Begitulah slogan yang kami kumandangkan selama satu minggu lebih. Dari pra-ospek sampai closing ospeknya. By the way, di Universitas Ciputra dikenal dengan sebutan OWEEK sebagai sebutan ospek kami. Nah, saya mau berbagi cerita suka duka mengikuti OWEEK UC tahun 2017.
OWEEK nya ini anti-mainstream banget dan kadang kakak panitia suka bikin plot twist suasana senang ke menegangkan, tapi itu kenangan nya! Tema tahun ini (baca: 2017) adalah Diversity yang artinya perbedaan. Oh! Perlu diketahui, sebutan kita sebagai calon maba (mahasiswa baru) adalah Trainee.

PRE-OWEEK :

CMD 01
Captured by Michael Rere

Tiap hari masuk pagi!!
Pada umumnya perkenalan saja. Di hari pertama PRE-OWEEK dimulai dengan doa yang dipimpin berdasarkan keyakinan si pendoa disertai seluruh trainee berdoa sesuai keyakinannya masing-masing. Tidak terlalu berat sih di hari pertama ini, tapi trainee diwajibkan mengenali sesama teman satu kelompok dan merancang kegiatan sosial.
Saya ingatkan sebagai mantan trainee, jangan sekali-sekalinya menggunakan lift maupun tidak mengikuti aturan dari apa yang telah ditetapkan. Sanksi nya lumayan berat sob :'
Sebaliknya, gunakanlah terus menerus tangga untuk mobilitas. Karena percayalah, pelajaran ini berguna banget dikala sudah menjadi mahasiswa dan sedang mengejar waktu masuk kelas andaikan lift nya antri panjang.

CMD 02
Captured by Michael Rere

Nah ini mulai agak padat acaranya. Di hari kedua, trainee akan digiring menuju ruang dimana perkenalan jurusan akan berlangsung. Di jurusan saya, kami disambut oleh SU (baca: Student Union) yang artinya organisasi menaungi suatu jurusan, seperti HIMA gitu lah kalau di universitas lain. Ternyata, untuk berkenalan saja dengan permainan loh. Menarik sekali para panitia mengemas nya. Selain itu, trainee juga digiring ke ruang auditorium dimana ditayangkan video-video yang berhubungan dengan masa perkuliahan serta organisasi dan acara-acara yang akan mendatang.
Saran saya, selalu aktif selama ada sesi interaksi.

OWEEK :

Day 01

"Pagi kak!", "Selamat sore kak!" 
Setelah libur sekitar hampir seminggu, OWEEK yang sebenarnya baru dimulai! (dan ini rasa nya sudah capek banget). Jadi, di hari pertama ini kita diwajibkan membawa balon berwarna sesuai yang telah ditentukan pada PRE-OWEEK hari kedua.
Harus menyapa kakak panitia! (yang kaos hitam paling sensitif minta disapa)
Kejadian lucu itu dihari pertama banyak trainee yang mengalami sial karena balon nya lepas dari genggaman tangan, disuruh beli ke panitia bahkan yang ironis tapi menggelitik itu ada balon yang sebentar lagi dilepas tapi meletus saking panas nya terik matahari menghadap kita haha (yes, tetap disuruh beli ke panitia). Oh ya, yang difoto ini ada kakak panitia yang memakai kaos warna hitam bertuliskan Foster Secure Department (baca: FSD) adalah kakak-kakak yang sangaaaatttt baik (baik banget!), bahkan keseluruhan acara oweek ini yang paling berkesan memang hanya kakak-kakak FSD saja :')
Anyway, setelah melepaskan balon sambil bersorak-sorai, kita kembali ke plaza (baca: tempat para trainee berkumpul) dan di lanjutkan oleh pembukaan hari pertama sampai acara selesai.

Day 02

Kalau dihari kedua ini sih lebih banyak main. Jadi kita seharian itu permainan mulu, ada juga yang presentasi business plan juga untuk acara puncaknya OWEEK yaitu Selling Games. Permainan nya itu lucu banget dan kreatif, saya sih tipe orang yang tidak seberapa suka mengikuti permainan tapi memang di Universitas Ciputra ini beda banget. Testimoni saya, permainan yang dilakukan itu mengandung unsur-unsur entrepreneurship nya Ciputra jadi asik banget mengikuti permainan yang dibuat.

Day 03

Di hari keempat, kita pindah lokasi ke Tunjungan Plaza Surabaya. Kita mengikuti rangkaian acara dari menonton pemutaran video Unit Kegiatan Mahasiswa (baca: UKM), itu kaya ekstrakulikuler gitu kalau disekolah. Ada juga talk show dari berbagai narasumber, seperti alumni Universitas Ciputra, lulusan diluar Universitas Ciputra bahkaaaan.... ada young entrepreneur terkenal yang turut mengisi acara talk show nya dan selalu topik yang dibicarakan adalah mengenai entrepreneurshi!

Di isi oleh kak Yasa Singgih, owner of Men's Republic!

"Success is the best revenge". Keyakinan besar, percaya pada diri sendiri dan bisnis, vibrasi orang-orang yang punya visi & energi positif yang sama.
Selain itu, acara pun diisi dengan pertunjukan dari ukm-ukm yang ada di Universitas Ciputra. Kebanyakan sih dari band dan dance. Setelah selesai acara, trainee dipersilahkan loading barang sampai batas waktu yang telah ditentukan, gunanya untuk mempersiapkan acara selling games besokannya.

Day 04

Puncaknya disini! Trainee diwajibkan mengikuti selling games yang diadakan di suatu convention hall, tahun 2017 sih di Tunjungan Plaza dan itu RAME BANGET! Rasanya emang kaya pasar gitu ramai dimana-mana tapi lebih terstruktur. Dimulai dari jam 10 pagi sampai 8 malam, acara ini ga ada abisnya. Semua stand atau booth di acara Diversity Market ini laku keras semua dagangannya! Dari jual makan minum, hidangan penutup, jasa foto sampai ada games! Temanya tahun ini bagus banget, jadi dari setiap pulau ada namanya. Seperti area Jawa, Sumatera, Kalimantan sampai Papua.

Day 05
Captured by Michael Rere

Di hari terakhir OWEEK, dibagi dua acara. Yang pertama acara meet and greet dengan semua jenis panitia dari yang paling kalem sampai yang paling galak (tapi saya mengerti itu tuntutan pekerjaan), walaupun begitu acara ini terasa cepat dan terarah. Memang di Universitas Ciputra, ospeknya diajarkan banyak hal yang berhubungan dengan entrepreneurship salah satu nya dengan menjalin koneksi atau hubungan bersama kakak-kakak panitia (kak follow back aku eaa). Haha! Tapi serius, saya baru sadar dengan moral yang ditanamkan di OWEEK ini.
Thank you to all committee who had done all these things neatly!
Selesai acara meet and greet, trainee dipersilahkan untuk beristirahat mempersiapkan closing ceremony yang akan diadakan di golf & resto dekat dengan kampus.
Saya tak punya foto nya maap :(

Kita dikumpulkan di backyard dan acara berlangsung sampai setengah dua belas malam (dan itu pun belum selesai!) Tapi seru sih, serasa jadi anak mahasiswa baru (baca: maba).
*note: semua foto yang tidak disebutkan sumber nya berasal dari website nya OWEEK Universitas Ciputra - Diversity 2017. Captured by Public & Document Department 
Gimana? Kebayang kan gambaran uniknya OWEEK Universitas Ciputra :)
Yang sudah pernah jadi trainee pasti nostalgia ya cie
Kalau ketemu di Universitas Ciputra Surabaya, sapa saya yah!


xoxo,

Felicia Latte

Saturday, January 7, 2017

BEASISWA DARI UNIVERSITAS CIPUTRA


Halo semua!
Di post ini, saya ingin berbagi cerita saya mengenai Hadiah Tuhan di 2016.


KARENA FAKTOR "E"
        Dari saya mulai memasuki masa SMP (junior high school). Saya mulai gemar mencari program beasiswa yang tersedia untuk Sarjana (S1) di luar negeri. Sudah menjadi impian saya dari masih kecil bahwa saya akan keliling dunia dan dapat bersekolah di luar negeri tetapi karena suatu hal serta masukan-masukan yang diberikan oleh guru-guru disekolah, saya memutuskan untuk mulai mencari informasi mengenai perguruan tinggi S1 di Indonesia yang dapat memberikan beasiswa sesuai minat jurusan yang saya inginkan di saat mulai memasuki tahun pertama di SMK (vocational school). 
      Namun karena faktor "E" alias Ekonomi, orang tua saya sempat meragukan apa bisa mereka mewujudkan anak pertamanya ini untuk melanjutkan kuliah setelah menyelesaikan masa SMK nya, tapi mungkin karena masih dianggap terlalu dini jadi mereka tak menganggap nya dengan serius. Tapi saya berpikir bahwa ini pilihan yang saya ambil, semua tak harus ditanggung oleh orang tua. Dapat membiayai kuliah dan hidup sendiri itu lebih baik. Jadi saya tidak meragukan impian saya ini.

DI MASA MAGANG
     
        Magang adalah waktu saya mengenal lebih dalam mengenai dunia kerja. Disaat magang pun saya belajar banyak mengenai dunia perkuliahan kepada staff di tempat saya magang. Mereka mengajari saya bahwa tidak semua industri atau tempat kerja yang dapat memberi kesempatan mahasiswa untuk bekerja di tempat mereka dan juga tidak semua perkuliahan dapat memberi kebebasan untuk mahasiswa bekerja paruh waktu.
         Saya mendapat lebih banyak pencerahan mengenai pilihan dari keputusan saya ini. Saran saya apabila kamu adalah salah satu anak yang sedang kebingungan dengan perkuliahan adalah
carilah informasi sebanyak-banyaknya, tanyalah!
        Kamu sedang bingung dan kamu butuh jawaban, at least.. Jawaban-jawaban itu dapat memberi kamu referensi yang dapat kamu tampung untuk dipertimbangkan. Kalau merasa cocok, tidak apa untuk melangkah kan kaki kepada keputusan tersebut :)

UNIVERSITAS MANA?
       Okay! Ini agak membuat dilemma loh ternyata. Jempol bagi kamu yang sudah menentukan mau kuliah dimana, ambil jurusan apa, tau apa saja kendala saat kamu menjadi mahasiswa. Saya sempat berpindah-pindah keinginan mengambil jurusan dan sekali lagi
saya jadi mantap memilih jurusan karena saya menampung banyak jawaban dari berbagai macam orang serta latar belakang pendidikan di kuliah nya dahulu.
      Nah, yang menjadi dilemma pada saat itu bagi saya adalah memilih ingin berkembang di universitas mana? Saya menentukan dua pilihan, antara di Jakarta atau di kota saya bertumbuh yaitu Surabaya. Hanya ada dua pilihan universitas yang saya pilih karena sama-sama menyediakan program beasiswa sampai 100% free! Saat saya mengusahakan beasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta, ternyata orang tua saya tidak setuju apabila saya melanjutkan studi ke Jakarta. Mereka menginginkan saya selalu dekat dengan mereka. Akhirnya saya memutuskan memilih Universitas Ciputra Surabaya.

HI UC!
    
      UC, sebutan yang sering dipakai oleh Universitas Ciputra sebagai nama kecilnya. Saya tidak menyangka dalam beberapa bulan lagi saya akan mengikuti ospek UC 2017, rasa senang campur haru, bahagia dengan bangga serta bersyukur mengingat peristiwa yang telah diberikan oleh Universitas Ciputra kepada saya.
      
          Pada tanggal 6 Oktober 2016 yang lalu, saya hadir dalam acara konsultasi dengan dosen sesuai jurusan yang diambil di UC dan acara tersebut berbentuk seperti gala dinner, jadi kami dijamu dengan hidangan serta menu yang ditawarkan (gratis!). Saya membawa orang tua saya beserta adik saya agar mereka tau bahwa saya tidak main-main dengan keputusan saya lanjut kuliah di UC. Obrolan pun menjadi asik antara orang tua saya dengan si dosen. Namun apa daya saat tiba pembahasan tentang administrasi dengan pihak admisi, kami sungguh terkejut karena kuota 'beasiswa' yang telah saya dapatkan dari UC tinggal satu kuota saja pada saat itu. Beasiswa disini yang saya maksud adalah keringanan biaya kuliah sampai selesai studi. Saya sungguh kebingungan, karena tak tahu mau 'pinjam' uang segitu banyak nya dalam waktu dekat lalu saya sedih kenapa tak memiliki tabungan pendidikan.
           Saran bagi para pasangan suami istri yang planning memiliki anak atau sudah memiliki anak yang masih kecil, jangan lupa untuk menyisihkan dan alokasikan dana tabungan pendidikan bagi si buah hati. Supaya kedepannya tak menyusahkan pihak orang tua dengan pihak anak.


       Disaat sedang dilemma dengan perkuliahan, sekolah saya memberangkatkan angkatan saya untuk ikut retret. Disana saya diajarkan betapa pentingnya doa dan besar kekuatannya. Saya berdoa tentang kuliah saya, sebenarnya saya tidak begitu peduli mau nama universitas seperti apapun asalkan dapat memberi kesempatan kepada saya beasiswa 100% free dengan jurusan yang saya minati. Beberapa minggu setelah pulang dari retret, saya makin gelisah karena saya memikirkan kuota tersebut apakah masih tersedia lantas bagaimana cara nya saya mendapatkan nominal sekian untuk menutup kuota nya.
          Tapi kali ini gelisah dan dilemma saya disertai pengharapan bahwa ga ada yang mustahil buat TUHAN. Sebelumnya saya pernah tanya ke pihak admisi UC, apakah ada program beasiswa yang sekiranya dapat membantu meringankan biaya kuliah di UC. Tanggal 26 Oktober 2016. Hari itu saya menerima pesan di Line dari pihak admisi UC, ia berkata:
"Fel, fel.. daripada kamu tunggu lama tentang beasiswa yang akan ada di Bulan Januari, mau coba beasiswa jurusan tidak?".
     Lantas saya jawab iya dan saya di rekomendasikan untuk menghubungi pihak UC yang mengurusi beasiswa bagi calon mahasiswa. Kami berbicara melalui Line dan saya ditanya kapan bisa datang ke UC untuk interview. Karena menurut saya hanya hari Jumat yang fleksibel dan kami sepakat interview pada hari itu. Hari dimana saya menjalani interview berjalan dengan baik dan menurut saya, saya telah berhasil menyampaikan ide-ide serta dilemma saya untuk mendapatkan beasiswa. Tanpa mengetahui apa-apa, ternyata ada tes tulis. Tanpa menunggu lama-lama, saya ingin selesaikan semua pada hari itu juga agar mendapat kabar lebih cepat.
          Pengumumannya hanya butuh waktu sangat sebentar, tiga hari saja (iya, serius!).
Pagi itu saat sedang belajar di kelas, saya dikabari bahwa saya mendapatkan Beasiswa Full 100% mencangkup free biaya pembangunan, spp, sks dan ospek sampai selesai masa studi (8 semester).
TUHAN memang tidak tanggung-tanggung kalau ngasih berkat :')
Saya beritahu ke sahabat saya dan dia memeluk saya memberikan selamat. Benar-benar tidak bisa diucapkan dengan kata-kata, hanya air mata bahagia yang bisa menjelaskan dan ini adalah hadiah terindah yang pernah TUHAN kasih di tahun 2016.

         Berikut adalah link menuju ke situs Universitas Ciputra mengenai informasi "Beasiswa Prestasi Akademik", sama seperti yang saya telah dapatkan:

          Lalu, bagaimana dengan cerita mu? Apakah sedang mengalami perjuangan juga untuk mendapatkan beasiswa kuliah? atau bernostalgia dengan cerita masa lalu? hehe. Bagaimanapun itu, cerita kan yah di kolom komentar dibawah! :)
*psst, postingan kedepannya aku akan banyak sekali update tentang kehidupan berkuliah di UC dan menjadi mahasiswi! aww senangnya :p

Sunday, July 19, 2015

DARE TO CUT TO SHORT HAIR?


I'LL TELL YOU WHY !


Honestly, it's been a hard day thinking
"Should I cut my hair? In what purpose I cut it? How short will it be?"
Nonetheless, i don't really mind what does people think of my short hair later...


So here they are now..
In fact, i really love how it looks. I feel it's a whole new me. Fresh and Fierce.


THE REASON IS

I cut it off at the same day as the US legally gay marriage. The reason why i cut off my hair is not for celebrating US legal gay marriage or what so ever you may think, well it was just in an exact day. Hahaha.
It's only because i was frustrated with my branched hairs.
I hate people keeping saying to me "You have bunch of lices on your hair !", "Fix your hair and your personality !", "You want to have many friends, wouldn't you?". OVERLY, They sent me a letter and hung it on my cabinet and wow i was shocked that they were so mean and hurtful depend on what they were talking in that letter. But I don't have any resentment after things they have done to me.

well on that moment, which is made me an anti-social for awhile and were not trust any of them saying themselves "Hey! I'm your friend !", now i'm learning to speak up and say what is bothering me.


And now you may comment whatever you want about on my body, but please remember that you are not the owner of somebody's body and you will never be.


So i hope you get the revelation to whom speak before thinking that words can be hurt !


NB: Let's learn to accept ourselves first and i'm very sorry if i'm a bit rude for what i'm saying but hey! felicia latte is an open forum also, to share what's on our mind and speak up. That's all about, right?
© félicialatte
Maira Gall